ia hnya mndngr suara yg terus menjauh,meninggalkanya.
sndri dlm mlm,sebagaimana dulu ia meninggalkan q demi memenuhi dharmanya
‘kau tahu kemudian?’,ia brtnya…
bkn kebahagiaan yg ia dapat melainkan kegelapan
dalam hampanya ia hnya mndngr suara…
yg mana suara itu seruan hati dirinya…
apa aq hrs gagal sekian kalinya??
apa yg sekarang aq punya??
dimana kamu??
sekilas nama q kmbli terlontar…
tp aq sudah sangat jauh
pergi melipat luka

kini kau tak menjadi apa-apa
hanya harap hampa dengan dendam semakin penuh

bwt seseorang yg prnh mengisi lembar hidup gw…

”phan-”