TUGAS 1

BAB I

PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai era pengisian kemerdekaan menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan jamannya..perjuangan bangsa yang telah ditunjukkan pada kemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan

untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai–nilai perjuangan Bangsa Indonesia.

Dalam hal ini Generasi penerus melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan akan mampu mengantisipasi hari kedepannya yang menyangkut  dinamika budaya, bangsa, negara, dan hubungan internasional serta memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela Negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku sebagai pola tindak

yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila.semua untuk keutuhan kebangsaan RI

Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk  menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa,

wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para

mahasiswa,hal ini terkandung dalam undang-undang pendidikan yaitu:

  • Undang–Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem

Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum dan isi

pendidikan yang memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan

Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan terus ditingkatkan dan

dikembangkan di semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan.

Kompetensi diartikan sebagai perangkat tindakan cerdas,

penuh rasa tanggung jawab yang harus dimiliki oleh seseorang

agar ia mampu melaksanakan tugas–tugas dalam bidang

pekerjaan tertentu.

Kompetensi lulusan Pendidikan Kewarganegaraan adalah

seperangkat tindakan cerdas penuh tanggung jawab dari seorang

warga negara dalam berhubungan dengan negara, dan

memecahkan berbagai masalah hidup bermasyarakat, berbangsa

dan bernegara dengan menerapkan konsepsi falsafah bangsa,

wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

C. Pengertian Dan Pemahaman Tentang Bangsa Dan Negara

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua,

Bangsa adalah orang–orang yang memiliki kesamaan asal

keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan

sendiri. Atau bisa diartikan sebagai kumpulan manusia yang

biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu

dimuka bumi. Jadi Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia yang

mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya

sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah

Nusantara/Indonesia.

Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau

beberapa kelompok manusia yang sama–sama mendiami satu

wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang

mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa

kelompok manusia tersebut.

Atau bisa diartikan sebagai satu perserikatan yang melaksanakan

satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat

dengan kekuasaan untuk memaksa bagi ketertiban sosial.

D. Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan Di

Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara

berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional

dan menjadi anggota PBB. Dan mempunyai kedudukan dan

kewajiban yang sama dengan negara–negara lain di dunia, yaitu

ikut serta memelihara dan menjaga perdamaian dunia.

Dimana Sejarah adalah salah satu dasar yang tidak dapat

ditinggalkan karena merupakan bukti otentik sehingga kita akan

mengetahui dan memahami proses terbentuknya Negara

Kesatuan Republik Indonesia sebagai hasil perjuangan bangsa.

Pendidikan pendahuluan bela negara adalah kesamaan

pandangan bagi landasan visional (wawasan nusantara) dan

landasan konsepsional (ketahanan nasional) yang disampaikan

melalui pendidikan, lingkungan pekerjaan dan lingkungan

masyarakat.

Warga Negara harus mengikuti tatanan dan hokum yang

ada dalan Negara kebangsaan Indonesia,hal ini didak luput dari

hak dan kewajiban semua warga Negara dalam Bentuk tanggung jawab

warga Negara,Mewujudkan kepentingan nasional,ikut terlibat dalam

memecahkan masalah–masalah bangsa,Mengembangkan kehidupan

masyarakat ke depan (lingkungankelembagaan) dan Memelihara dan

memperbaiki demokrasi.

Demokrasi itu sendiri adalah sebuah bentuk kekuasaan (kratein)

dari,oleh, dan untuk rakyat (demos). Menurut konsep demokrasi,

kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan, sedangkan

rakyat beserta warga masyarakat didefinisikan sebagai warga

negara. Demos menyiratkan makna diskriminatif atau bukan rakyat

keseluruhan, tetapi hanya populus tertentu, yaitu mereka yang

berdasarkan tradisi atau kesepakatan formal mengontrol akses ke

sumber–sumber kekuasaan dan bisa mengklaim kepemilikan atas

hak–hak prerogratif dalam proses pengambilan keputusan yang

berkaitan dengan urusan publik atau pemerintahan.

Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang

berdasarkan nilai–nilai falsafah Pancasila atau pemerintahan dari,

oleh dan untuk rakyat berdasarkan sila–sila Pancasila. Ini berarti :

1. Sistem pemerintahan rakyat dijiwai dan dituntun oleh nilai–nilai

pandangan hidup bangsa Indonesia (Pancasila).

2. Demokrasi Indonesia adalah transformasi Pancasila menjadi

suatu bentuk dan sistem pemerintahan khas Pancasila.

3. Merupakan konsekuensi dari komitmen pelaksanaan Pancasila

dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen di bidang

pemerintahan atau politik.

4. Pelaksanaan demokrasi telah dapat dipahami dan dihayati

sesuai dengan nilai–nilai falsafah Pancasila.

5. Pelaksanaan demokrasi merupakan pengamalan Pancasila

melalaui politik pemerintahan.

Semua itu terkandung dalam Pancasila merupakan

pandangan hidup dan jiwa bangsa,kepribadian bangsa, tujuan

dan cita–cita hukum bangsa dan negara, serta cita–cita moral bangsa

Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara mempunyai kedudukan

yang pasti dalam penyelenggaraan pemerintahan Negara Indonesia.

VANI KURNIAWAN

20408845